Gus Nuril Telah Menjual Agama Dengan Menganugerahkan Gelar Santri Kehormatan Pada Ahok

KokopNews, Pimpinan Pondok Pesantren Sokotunggal Abdurrahman Wahid Nurip Arifin (Gus Nuril) telah menganugerahkan gelar santri kehormatan kepada Basuki Tjhja Purnama (Ahok). Dengan penganugerahan gelar tersebut kepada Gubernur DKI Jakarta itu, Gus Nuril dianggap telah menjual agama. Mengingat Ahok bukanlah seorang Muslim.

Gus Nuril Telah Menjual Agama Dengan Menganugerahkan Gelar Santri Kehormatan Pada Ahok

Hal itu disampaikan oleh pemikir Islam, Muhammad Ibnu Masduki. "Dengan mufahnya Nuril Arifin mengangkat Ahik jadi santri kehormatan, padahal untuk jadi santri syaratnya harus Islam," kata Ibnu Masduki dikutip dari Gemarakyat.id 

Menurutnya, Langkah kiai Gereja itu telah melukai kalangan pesantren, masyarakat Nahdlyiilyyin dan Umat Islam. "Tidak seharusnya Nuril Arifin mengangkat si penista agama sebagai santri kehormatan," katanya lagi.

Ibnu Masduki pun mengingatkan, masyarakat tentu mempertanyakan kaspasitas keilmuan si Nuril dan pesantrennya. "Nuril Arifin akan dianggap tidak layak jadi pimpinan pesantren. Kerjanya bukan berdakwah tapi menjual agama Islam untuk kepentingan pribadi dan golongannya saja," lanjut Ibnu Masdudi.

Seperti diberitakan banyak tersebar di media Online dan medsos, Nuril Arifin, pimpinan Pesantren Sokotunggal Abdurrahman Wahid (Gus Nuril) menganugerahkan Santri Kehormatan kepada Ahok, terdakwa kasus penistaan agama Islam yang saat ini masih dalam proses sidang.

Pengangkatan tersebut dikukuhkan Pada kesempatan dalam acara Ngaji Kebangsaan bertajuk Merajut Ukhuwah Dengan Islam Rahmah di pesantren pimpinan Gus Nuril.

"tolong sampaikan ke mas Ahok dan mas Djarot malam ini saya angkat menjadi santri kehormatan di pesantren Sokotunggal Abdurrahman Wahid," Kata Gus Nuril.

Sumber: Gemarakyat.id

Tulis email anda untuk berlangganan update berita gratis: