Cawagub DKI Djarot Tegaskan Tak Boleh Ada Perda Syariah Di Jakarta

KokopNews, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Djarot Syaiful Hidayat mengaku sudah bekerja keras mencegah tindakan intoleransi di Jakarta. 

Cawagub DKI Djarot Tegaskan Tak Boleh Ada Perda Syariah Di Jakarta
Kompas.com
"Kami sudah melakukan terus-menerus mengurangi intoleransi termasuk dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), kemudian kita membuka sekolah damai, sudah beberapa kali sekolah itu pernah dilakukan di pastoral, pernah dilakukan di pondok pesantren, pernah dilakukan di vihara," kata Djarot.

Pendidikan dini bagi anak-anak, kata Djarot, dimaksudkan untuk mengenalkan sikap toleransi yang menghargai satu sama lain. Selain juga akan berfungsi dalam mencegah paham radikal.

"ini lah suatu proses bagaimana kita mencegah masuknya, maaf ya agama apapun baik Islam maupun Kristen yang paham-paham fundamentalis. Ini lah yang perlu kita jaga Jakarta, ini Jakarta  ya hati-hati loh ini ibu kota negara," katanya lagi.

Untuk itu, dengan tegas ia melarang adanya Perda Syariah di Jakarta. Karena menurut Djarot, bertentangan dengan jati Jakarta tang menjadi ibu kota Indonesia.

"Kami betul-betul memastikan di Jakarta tidak boleh satu pun diterbitkan Perda-perda Syariah. Saya jamin itu nggak boleh ya, karena saya sudah mendengar selentingan ada Perda Syariah, ada wisata syariah kek, ini apa-apaan ini," ucapnya

Baginnya isu-isu seperti itu malah akan mengganggu ketentraman masyarkat. Disamping juga bertentangan dengan Bhinneka Tunggal Ika.

"Nggak boleh, ini lah Bhinneka Tunggal Ika ada di sini, mohon maaf kalau seperti ini saya agak naik ini," pungkasnya.

Sumber: detik.com

Tulis email anda untuk berlangganan update berita gratis: