Tak Memenuhi Panggilan, Polda Jabar Akan Jemput Paksa Habib Rizieq

KokopNews, Tak Memenuhi Panggilan, Polda Jabar Akan Jemput Paksa Habib Rizieq - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mengonfirmasi untuk tidak hadir memenuhi panggilan kedua Polda Jabar. Karena ingin menjaga kondisi aman menjelang pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta.

Tak Memenuhi Panggilan, Polda Jabar Akan Jemput Paksa Habib Rizieq
Habib Rizieq Syihab (Detik.com)
Hal itu disampaikan oleh salah satu pengacara Habib Rizieq, Kapitra Ampera. Kapitra mengatakan bahwa dipastikan Kleinnya tidak akan memenuhi panggilan penyidik dalam kasus dugaan penistaan Pancasila. Menurutnya, kehadiran Habib Rizieq dikhawatirkan mengusik situasi kondusif saat ini.

Untuk itu Pihaknya meminta kepada penyidik untuk menunda pemeriksaan Habib Rizieq. Rencananya akan ada perwakilan penasehat hukum menggantikan Habib Rizieq.

Sementara, menanggapi rencana ketidakhadiran Habib Rizieq, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimun) Polda Jawa Barat menerbitkan surat perintah penjemputan paksa.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus. Ia menjelaskan surat perintah penjemputan paksa tersebut juga sebagai pemanggilan ketiga terhadap Habib Rizieq sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penodaan Pancasila.

Lebih detail Yusri menjelaskan bahwa surat perintah penjemputan itu akan menunggu terlebih dahulu sampai habis hari ini (Jumat,10/2/2017). 

Terkait dengan alasan Habib Rizieq tidak memenuhi panggilan penyidik yaitu khawatir akan menimbulkan gejolak menjelang pemilihan kepala daerah DKI Jakarta, Yusri mengatakan bahwa hal tersebut tidak ada hubungannya dengan proses hukum yang berlangsung di Polda Jabar.

Menurutnya, seharusnya Habib Rizieq kooperatif dengan memenuhi panggilan penyidik. Sebab, yang bersangkutan bukan Panwaslu atau orang yang mempuyai tugas dalam penyelenggaraan pemilu.

Tulis email anda untuk berlangganan update berita gratis: