Lagi! Habib Rizieq Dilalorkan Ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Ancaman Pembunuhan Pendeta

KokopNews, Lagi! Habib Rizieq Dilalorkan Ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Ancaman Pembunuhan Pendeta - Kepolisian memang sangat senang terhadap Habib Rizieq, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI). Buktinya laporan masyarakat terhadap beliau dengan mudahnya diproses oleh kepolisian tanpa seleksi ketat.

Lagi! Habib Rizieq Dilalorkan Ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Ancaman Pembunuhan Pendeta
Gambar : Republika.co.id
Seperti kasus Palu Arit pada mata uang rupiah yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI). Dalam kasus ini Habib Rizieq sudah dipanggil walaupun belum ditetapkan sebagai tersangka.

Selain itu, Habib Rizieq juga dilaporkan oleh Sukmawati Soekarno Putri terkait dugaan penistaan Pancasila dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Dan yang terbaru, Habib Rizieq dilaporkan ke Polda Metro Jaya terlait kasus dugaan menyerukan ancaman pembunuhan kepada pendeta yang disampaikan melalui video yang tersebar di sosial media.

Laporan tersebut dibuat oleh Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) yang digawangi oleh Kaum Imanuel dan Max Evert Ibrahim. Keduanya merupakan pendeta Gereja Imam Sejati.

Dikutip dari republika.co.id, mereka berdua mendatangi Polda Metro Jaya telatnya di Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kamis, 26/01/2017 sekitar pukul 12.35 WIB.

Menurut penasehat Hukuk TPDI, Markarius Nggiri Wangge Habib Rizieq dilaporkan ke polisi karena ucapannya sebagai yang beredar di media sosial itu dianggal sebagai bentuk intimidasi terhadap pemuka agama lain.  Dalam video itu Habib Rizieq mengeluarkan ancaman pembunuhan terhadap seluruh pendeta yang ada di Indonesia. (Ah gak masuk akal Habib Rizieq demkian).

Dalam kasus ini Habib Rizieq diduga melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronkk (ITE) yaitu pasal 29 dan pasal 45 ayat tiga.

Saat ini laporan tersebut sudah ada di meja SKPT Poda Metro Jaya. Mudah-mudahan saja laporan itu tidak dilanjutkan.

Tulis email anda untuk berlangganan update berita gratis: