Kepolisian Mulai Menyelidiki Kasus Video Pornografi Yang Menyudutkan Habib Rizieq

KokopNews, Kepolisian Mulai Menyelidiki Kasus Video Pornografi Yang Menyudutkan Habib Rizieq - Video percakapan yang diduga dilakukan oleh Firza Husein dengan seseorang yang bernama Ema yang viral di media sosial mulai diselidiki oleh kepolisian Polda Metro Jaya.

Kepolisian Mulai Menyelidiki Kasus Peredaran Video Pornografi Yang Menyudutkan Habib Rizieq
gambar : Republika.co.id
Dalam video yang berdurasi  sekitar empat menit tersebut juga ada screenshot percakapan mesum melalui aplikasi Watssap antara Firza dengan seserorang yang disebut sebagai Habib Rizieq.

Pihak kepolisian sudah mengantongi nama akun penyebar konten pornografi yang menyerang Imam Besar Front Pembela Islam itu. 

Seperti dilansir republika.co.id, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan konten tidak senonoh yang memuat gambar Habib Rizieq ditemukan oleh tim Cyber Patrol mulai Ahad 29/01/2017. Setelah temuan itu dilaporkan ke pimpinan kepolisian langsung melakukan penyelidikan.

Argo juga mengatakan sampai saat ini pihak Habib Rizieq belum menerima laporan atas kasus tersebut. Walau demikian pihak kepolisian akan tetap mendalami kasus ini untuk memastikan apakah dalam konten pornografi tersebut terdapat foto Habib Rizieq atau tidak.

Pelaku yang menyebarkan konten yang menyudutkan Habib Rizieq itu bisa dijerat dengan Undang-undang Pornografi. Namun sampai saat ini kepolisian masih belum mengumumkan secara detail terkait akun yang kedapatan menyebarkan konten itu.

Disamping UU Pornografi, kepolisian juga masih melihat lebih jauh apakah nanti pelaku bisa dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sementara, tim kuasa hukum Habib Rizieq berencana akan melaporkan pihak yang menyebarkan konten fitnah itu.

Hal itu dikatakan oleh Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Kapitra Ampera. Kapitra menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan investigasi untuk mengetahui orang yang menyebarkan.

Kapitra juga megaskan sangat tidak mungkin Habib Rizieq menggunakan kata-kata tidak pantas seperti dalam video itu. Ia juga tidak yakin kalau suara dalam video merupakan suara Habib Rizieq.

Ia menduga motif pelaku terkait dengan aksi bela islam berjilid beberapa waktu yang lalu untuk memenjarakan Ahok yang diduga menistakan Agama.

Dalam penelusuran tim kuasa hukun sudah muncul nama pelaku dengan inisial MR, LP alias A. Penyebaran konten terasebut ditengarai dilakukan oleh satu komunitas yang ingin memfitnah Habib Rizieq. Tim kuasa hukum akan akan menjerat pelaku dengan UU ITE Nomor 11 Tahun 2008. 

Tulis email anda untuk berlangganan update berita gratis: