F
Terkait Patung Jenderal Cina Di Tuban, Pemerintah Harus Dengar Kemauan Rakyat

Terkait Patung Jenderal Cina Di Tuban, Pemerintah Harus Dengar Kemauan Rakyat

KOKOPNEWS.ID, Patung seorang jendral berkebangsaa Cina bernama Kongco Kwan Sing Tee Koen yang terleak di area klenteng di Tuban banyak menuai reaksi penolakan dari masyarakat setempat. Patung yang disinyalir sebagai patung tertinggi di Asia Tenggara tersebut kabarnya belum mendapatkan izin.

Terkait Patung Jenderal Cina Di Tuban, Pemerintah Harus Dengar Kemauan Rakyat

Menyikapi banyaknya penolakan dari masyarakat tersebut, Anggota Komisi IV DPD RI, Abdul Azis Khafia menyarankan agar pemerintah mendengar kemauan masyarakat setempat, terlepas dari apakah patung tersebut sudah mendapat izin pembangunan atau belum.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Patung setinggi 30,4 meter itu diresmikan oleh ketua MPR RI Zukkifli Hasan yang juga ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN), Senin (17/17).

Dalam sambutannya, Zulkifli mengajak masyarakat untuk meneladani  Kongco Kwan Sing Tee Koen. Namun, alih-alih diikuti masyarakat, Zulkifli malah mendapat komentar negatif dari netizen terkait belum adanya izin pembangunan patung tersebut.

Menurut Komisaris Klenteng Kwan Sing Bio Alim Sugiantoro, monumen tersebut menjadi simbol kejujuran dan kesetiaan. Sebab, Kongco Kwan Sing Tee Koen merupakan jendral perang tiga negara yang sangat dipercaya rakyatnya. Patung yang dibangun selama 1.5 tahun itu menelan biaya 2.5 miliar yang didapatkan dari sumbangan.

Menyikapi pembangunan patung itu, sejarahwan JJ Rizal melayangkan kritik. Menurutnya tokoh bangsa yang berasal dari Tuban, Jawa Timur sangat banyak. Tapi kenapa kok malah jendral berkebangsaa Cina yang dipilih. Pertanyaan itulah yang menurut Rizal muncul di benak masyarakat Indonesia.

Di Tuban, ada Sunan Kalijaga yang berstatus sebagai Pangeran. Harusnya tidak perlu repot-repot membangun patung, apa lagi yang dibangun adalah Jendral Cina.

Read More