Survei : Kandidat Terkuat Di Jawa Timur Tetap Gus Ipul

KOKOPNEWS.id, Hasil survei lembaga Poltracking Indonesia menunjukkan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul sebagai kandidat terkuat menjadi Gubernur Jawa Timur.

Survei : Kandidat Terkuat Di Jawa Timur Tetap Gus Ipul
Kompas
Dalam pemaparan hasil survei yang dilakukan pada 19-25 Juni 2017, Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yudha mengatakan, ada tiga kandidat kuat untuk menjadi Gubernur Jawa Timur di Pilkada 2018, selain Gus Ipul. Mereka adalah Tri Rismaharini, Khofifah Indar Parawansa, dan Abdullah Azwar Anas.

"Ada empat kandidat calon Gubernur Jawa Timur, Gus Ipul elektabilitas tertinggi sebesar 31,29 persen, disusul Risma 27,08 persen, Khofifah 19,11 persen, dan Azwar 8,47 persen," kata Hanta saat memaparkan hasil survei di Jakarta, Minggu (11/6).

Poltracking melakukan enam simulasi dalam surveinya kali ini. Simulasi pertama, Poltracking menyodorkan pertanyaan terbuka yang memberikan responden kebebasan dalam memilih nama calon gubernur. Hasilnya, Gus Ipul meraih pilihan terbanyak dengan persentase 11,01 persen.


Pada simulasi kedua, ada 18 kandidat gubernur yang namanya dimunculkan. Hasilnya, perolehan dukungan Gus Ipul langsung meningkat tajam, menjadi 31,27 persen.


Pada simulasi ketiga, Poltracking mengerucutkan kandidat menjadi tujuh nama. Dukungan terhadap Gus Ipul justru turun tipis ke persentase 30,89 persen. Kenaikan tipis justru diraih Risma dan Khofifah yang meraih 26,02 dan 18,23 persen.

Simulasi keempat, ada lima calon gubernur yang ditawarkan Poltracking. Gus Ipul meraih 31,25 persen dukungan pada tahap tersebut. Elektabilitasnya disusul Risma (26,72 persen), Khofifah (18,23 persen), Azwar (8,2 persen), dan Abdul Hakom Iskandar (2,53 persen). 

"Keunggulan Gus Ipul bertahan hingga bertarung dengan tiga nama lain pada simulasi terakhir," kata Hanta.

Namun demikian, Hanta mengatakan, potensi terjadi pergeseran pemilih masih sangat terbuka. Sebab survei ini dilakukan dengan jadwal pelaksanaan masa Pilkada Jawa Timur 2018 yang masih menyisakan satu tahun lagi.
"Peta politik di Jawa Timur dinamis atau masih cair," ujarnya. 

Sikap Partai Politik 

Menanggapi hasis survei Poltracking, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku merasa nyaman bila dapat berkoalisi dengan PKB di Pilkada Jawa Timur 2018. Menurutnya, opsi utama adalah mendukung Gus Ipul sebagai calon gubernur dan memasangkannya dengan kader internal PDIP.

Namun demikian, kata Hasto, PDIP tak menutup kemungkinan untuk mencalonkan kadernya sendiri melawan Gus Ipul.

"Prinsipnya ini maish cukup cair, karena penetapan calon ditentukan bulan Oktober mendatang, sehingga masih ada waktu untuk (koalisi) dengan partai lain," kata Hasto.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan, akan mendukung Gus Ipul sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Timur 2018.

"Dalam konteks Pilkada Jawa Timur 2018, kami melihat kalau Gerindra besar kemungkinan akan ke Pak Saefullah," kata Ferry.

Ferry berharap, PDIP mencalonkan Risma sebagai calon Gubernur Jawa Timur. Menurutnya, pertarungan Pilkada Jawa Timur 2018 akan lebih menarik bila partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut mengambil langkah itu.

"Saya melihat Risma punya peluang mengimbangi Gus Ipul, kami berharap PDIP bisa mengusung Risma, sehingga masyarakat punya variasi banyak pilihan," tuturnya.

Sementara itu, Sekeretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding menyampaikan, telah mendeklarasikan dukungan terhadap Gus Ipul untuk Pilkada Jawa Timur 2018. PKB akan membentuk koalisi untuk mendukung calonnya tersebut.

"PKB sudah deklarasi mencalonkan Gus Ipul tapi kami tidak akan sendiri. Kami bisa berkoalisi dengan partai mana pun," tutur Kadir. (cnni)

Tulis email anda untuk berlangganan update berita gratis: