F
'KokopNews' Sebagai Media Saya Dalam Belajar Menulis

'KokopNews' Sebagai Media Saya Dalam Belajar Menulis

KokopNews.blogspot.co.id,  'KokopNews' Sebagai Media Saya Dalam Belajar Menulis - Hal paling penting dan utama yang harus dilakukan oleh seorang blogger adalah menulis. Bahkan kegiatan ngeblog adalah menulis itu sendiri. Seorang blogger, sesibuk apapun dia harus meluangkan waktu paling tidak satu jam untuk mengabdate blog nya dengan artikel baru. 
Gambar : Kokopnews.blogspot.co.id
Tanpa menulis kegiatan ngeblog itu tiada berarti apa apa. Memang untuk mengisi konten blog bisa dengan cara mengCopas artikel milik blogger lain. Akan tetapi jenis blogger seperti ini sebenarnya tidak layak disebut blogger. Dia mungkin hanya bisa disebut sebagai tukang copas saja.

Blogger yang sesungguhnya adalah mereka yang kreativ dan selalu berinovasi dalam menyajikan konten yang nermanfaat buat pengunjung blog nya. Dalam menyajikan konten tersebut dia anti copas dan hanya mempublish konten unik hasil karya sendiri.

Namun bagaimana dengan mereka yang masih baru dalam dunia blogging, seperti saya. Tentu blogger seperti saya sangat sulit membuat tulisan menarik dan unik karena memang belum terbiasa menulis. Untuk membuat satu artikel saja kadang tidak selesai dalam beberapa hari.

Maka, untuk blogger pemula harus diketahui bahwa semua blogger awalnya memang mengalami hal serupa. Diawal-awal ngeblog mereka yang saat ini menjadi master dalam dunia blogging juga mengalami hal yang sama. Oleh karenanya, tidak usah berkecil hati gara gara keinginan ngeblog yang terlanjur menggebu-gebu tidak didukung dengan kemampuan menulis artikel.

Yang terpenting kita senantiasa belajar meningkatkan kemampuan menulis kita. Sebenarnya menulis itu hanya masalah biasa atau tidak biasa. Menulis memang terasa sulit bagi mereka yang masih baru memulai. Sedangkan bagi mereka yang sudah biasa tidak kesulitan sedikitpun untuk hanya mengeluarkan uneg uneg kedalam bentuk tulisan.

Berikut ini saya akan membagikan pengalaman saya dalam belajar menulis . Sebelum mengenal dunia blogging saya belum pernah belajar yang namanya menulis. Baru setelah saya mempunyai blog terdorong untuk menulis. Pada awalnya saya browsing di internet untuk sekedar mencari tahu bagaiamana cara menulis yang benar.

Disamping itu saya meyakinkan diri saya bahwa, dengan latarbelakang yang belum pernah bersentuhan dengan dunia tulis menulis ini, masih mempunyai kesempatan untuk belajar menulis.

Nah, pertama-pertama saya menulis pengalaman pribadi dalam menjalani aktivitas sehari hari. Karena memang untuk menulis tema-tema yang berat belum bisa saya lakukan. Satu satunya tema yang bisa saya tuangkan adalah pengalaman sehari hari. Bagi anda yang mempunyai nasib seperti saya tentu ada baiknya jika anda mulai meluangkan waktu untuk sekedar corat coret menuliskan pengalamannya.

Walaupun begitu, tetap saja saya mengalami kesulitan untuk menuangkan pengalaman tersebut ke dalam bentuk tulisan. Bisa dibilang kesulitan yang paling mencolok yang terjadi pada diri saya adalah memgembangkan ide-ide menjadi sub ide sehingga membentuk tulisan yang panjang.

Namun, kesulitan-kesulitan itu tidak membuat saya berhenti. Saya terus mengasah kemampuan menulis yang saya miliki. Karena saya yakin hanya dengan usaha yang sungguh-sungguh dan latihan yang banyak cita-cita bisa menulis bisa tercapai.

Berikutnya, ketika saya mulai menulis setiap hari, tentang apa saja yang bisa saya tulis, seringkali saya mengalami mood yang tidak baik. Ada saja rintangan yang memaksa untuk berhenti menulis. Kalau penyakit ini muncul biasanya saya tinggalkan aktivitas menulis ini. Hingga beberapa hari absen. Baru kegiatan ini dimulai kembali ketika membaca artikel di internet yang bisa membangkitkan kembali gairah menulis.

Sampai saat ini, melalui media blog "Pemuda Menulis" ini saya berusaha sebisa mungkin berlatih menulis walaupun dari sisi kualitas tulisan yang saya hasilkan sangat jauh dari layak untuk di publish di blog.

Oleh karenanya, para pengunjung sekalian, jika anda kebetulan mampir ke blog ini tidak usah kecewa membaca tulisan jelek yang saya tulis. Justru dengan anda mengunjungi blog ini saya berharap anda memberi saran dan masukan tentang teknik menulis yang benar.

Sekian dulu coretan saya, sampai ketemu pada postingan selanjutnya. Curhat ini saya tulis di daerah Ngagel Surabaya pada saat saya mampir di warkop yang free wi-fi. Kebetulan seminggu terakhir ini kantong lagi kempes sehingga belum bisa membeli paket internet. Doakan mudah-mudahan besok bisa beli paket sehingga untuk melakukan kegiatan mgeblog tidak perlu lagi numpang wifi di warkop.
Read More
Inilah Cara Archandra Mendapatkan Status WNI

Inilah Cara Archandra Mendapatkan Status WNI

Cara Archandra Mendapatkan Status WNI, PEMUDA MENULIS - Setelah pemberhentian Archandra oleh presiden Jokowi karena diduga mempunyai Dwikewarganegaraan saat ini pemerintah Indonesia perlu mengusahakan untuk memberikan kewarganegaraan bagi pria yang pernah tinggal di AS itu.

Archandra WNI

Sebagaimana diketahui saat ini Archandra diduga tidak mempunyai kewarganegaraan. Status WNA dan WNI yang pernah disandangnya secara otomatis hilang. Karena menurut undang-undang Indonesia seorang WNI yang pernah menjadi warga negara asing status WNI nya hilang walaupun tidak dilakukan pencabutan secara lamgsung. Begitu juga status warga negara AS yang dia sandang hilang bersamaan dengan kesediaannya menduduki jabatan mentri ESDM pada 27 juli yang lalu.

Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memberikan status WNI bagi Archandra. Menurut Nandang Sutrisna, pakar hukum internasional ada bebrapa cara yang bisa ditempuh untuk bisa kembali menjadi warga negara Indonesia.

Menurut pakar hukum internasional dari Universitas Islam Indonesia (UII), Nandang Sutrisno, ada beberapa cara yang bisa dilakukan Arcandra untuk kembali mendapatkan status WNI. Cara pertama adalah naturalisasi biasa, seperti yang diatur dalam UU nomor 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Indonesia.

Yang pertama adalah melalui cara Naturalisasi yang diatur dalam UU nomor 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Indonesia.

''Tapi untuk itu, dia  harus memenuhi syarat-syarat yang banyak. Salah satu syarat yang paling sulit itu, dia harus tinggal di Indonesia berturut selama lima tahun. Atau jika tidak berturut-turu, dia harus tinggal selama 10 tahun. Berarti kan lama,'' Kata Nandang.

Selain itu cara kedua yang bisa ditempuh adalah pemberian status WNI secara langsung kepada Archandra oleh Presiden. Syaratnya yang bersangkutan harus dinilai sebagai orang yang memiliki jasa terhadap negara. Hal ini sebagaimana diatur dalam pasal 20 UU Kewarganegaraan.

Tidak hanya itu, Presiden bisa memberikan kewarganegaraan kepada warga asing dengan pertimbangan demi kepentingan negara. ''Berdasarkan kepentingan negara, maka Presiden bisa memberikan status WNI kepada Arcandra. Tapi, hal ini harus mendapatkan pertimbangan dari DPR. Artinya harus ada proses politik terlebih dahulu,'' kataNandang.

Cara kedua ini harus melalui pertimbangan DPR. Jadi Presiden harus betul-betul yakin bahwa pemberian status kewarganegaraan tersebut demi kepentingan negara dan bisa meyakinkan DPR. ''Kalau dari segi waktu mungkin lebih cepat (dibanding dengan naturalisasi biasa). Tapi, itu tergantung bagaimana Presiden Joko Widodo meyakinkan dan menggalang kekuatan politik di DPR,'' tandasNandang.
Read More
Media Asing Menanggapi Pemberhentian Archandra

Media Asing Menanggapi Pemberhentian Archandra

Media Asing Menanggapi Pemberhentian Archandra, PEMUDA MENULIS - Isu tentang Dwikewarganegaran Archanda berujung pada pemberhentian dirinya. Setelah menelusuri informasi dan menerima masukan dari berbagai kalangan akhirnya presiden Jokowi memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat mentri yang baru menjabat 20 hari tersebut dari jabatannya sebagai mentri ESDM.

Archandra Tahar

Keputusan Jokowi tersebut menjadi sorotan masyarakat tak terkecuali media asing. Analis dari Concord Consulting, Keith Loveard mengatakan pemberhentian Archandra setelah menjabat tidak lebih dari 20 hari dari jabatannya, mentri ESDM sangat memalukan. Hal ini sebagaimana dikutip oleh kantor berita Inggris, Reuters. “Ini kesalahan memalukan di bawah pemerintahan meski dengan uji kelayakan yang paling mendasar,”kata Keith .

Selain itu, The Washington Post menurunkan berita pemecatan tersebut dengan judul "Menteri Indonesia Dipecat karena Dwikewarganegaraan". 

"Tahar (45 tahun) menghabiskan lebih dari 20 tahun di Amerika Serikat. Dia dilaporkan memiliki baik paspor AS dan paspor Indonesia. Ia masuk Indonesia menggunakan salah satu Indonesia ketika ia dipanggil pulang oleh Jokowi untuk mengambil pos menteri ESDM". Tulis Post.

Sebagaimana diketahui, Archdra Tahar ditunjuk presiden Jokowi untuk menggantikan posisi Sudirman Said sebagai mentri ESDM pada reshuffle jilid II. Pria kelahiran Padang tersebut sebelumnya diketahui bernah bersumpah menjadi warga negara AS pada tahun 2012. Menurut undang-undang Negara Indonesia WNI yang melakukan sumpah menjadi WNA secara otomatis status WNI nya hilang. Begitu pula status WNA nya. Karena menurut undang-undang AS kewarganegaraan seseorang akan hilang ketika dia menjadi pejabat di negara lain. Jadi, saat ini diduga Archandra tidak mempunyai kewarnegaraan.
Read More
Penjajahan Di Indonesia

Penjajahan Di Indonesia

KokopNews- Enam puluh sembilan tahun sudah bangsa kita, Indonesia merdeka. Kemerdekaan itu dimulai dari perjuangan para pendiri bangsa dengan seluruh rakyat Indonesia. Tidak kurang dari 350 tahun negara kita  mengalami penjajahan. Namun dengan semangat perjuangan membela tanah air pada tahun 1945 bangsa Indonesia melepaskan diri dari kungkungan penjajah.

Ada empat negara yang pernah menjajah negara kita. Dimulai dari Bangsa Portugis yang sekarang disebut Portugal. Pelaut Portugis bernama  Fransisco Serrao yang berhasil berlayar menuju kepulauan Maluku pada tahun 1512. 

Penjajahan Di Indonesia

Pada tahun yang sama De Abreu melakukan perjalanan ekstradisi dari Malaka menuju Madura, Bali, Lombok dan Banda. Namun karena kapalnya mengalami kebocoran di Banda akhirnya De Abreu memutuskan kembali ke Malaka. Sementara Fransisco Serrao berusaha memperbaiki kapalnya dan melanjutkan perjalanan menuju  Ambon, Ternate dan Tidore. 

Raja Ternate menyambut baik kedantangan bangsa Portugis bahkan mengizinkan Portugis untuk membuat benteng. Pada awalnya memang bangsa Portugis menjalin persahabatan dengan raja Ternate. Namun persahabatan tersebut berakhir karena Portugis menerapkan sistem monopoli dalam perdagangan rempah-rempah. Tidak hanya itu Portugis juga melakukan kristenisasi pada penduduk setempat. 

Adalah Francis Xavier, seorang missionaris yang bertugas menyebarkan agama kristen. Pertama kali dia tiba di Ambon pada tahun 1547. Kemudian melanjutkan perjalanan ke beberapa pulau di kepulauan Maluku dalam rangka menyebarkan agama kristen.

Pada tahun 1570 hubungan baik antara Portugis dan Ternate berakhir. Sebagai akibat dari berakhirnya hubungan baik tersebut Portugis harus angkat kaki dari Ternate karena mengalami kekalahan dalam perang selama lima tahun dengan Sultan Babullah dan akhirnya Portugis terusir ke Tidore dan Ambon.

Di Ambon Portugis mendapati perlawanan sengit dari rakyat. Kesempatan ini dibaca oleh Belanda yang juga sangat tertarik untuk menjajah Indonesia. Pada tahun 1605 portugis dipaksa mundur oleh Belanda dan menyerahkan pertahananya di Ambon dan Tidori pada Belanda. 

Sebelumnya Sultan Ternati meyerukan pada rakyat Ternate untuk berperang mengusir Portugis dari Maluku dengan dipimpin oleh Sultan hairun. Namun karena diperdaya oleh Portugis Sultan Hairun Meningal.Selanjutnya perang dipimpin oleh Sultan Babullah dan berhasil mengalahkan Portugis.

Selain itu Spanyol juga pernah menjajah Indonesia tepatnya di wilayah Sulawesi Utara. Bangsa Spanyol memanfaatkan konflik antara Ternate dan Tidore untuk meraup keuntungan. Daerah Ternate  menjadi pusat perhatian Portugis, sementara Spanyol Spanyol memusatkan perhatiannya di Tidore. Persaingan sengit pun terjadi di daerah Maluku. 

Kedatangan Spanyol ke indonesia

Spanyol melakukan koalisi dengan Tidore untuk memrangi Ternate yang dibekingi oleh Portugis. Peperangan pun tak terelakkan antara Ternate dan Tidore. Dalam peperangan ini Tidore mengalami kekalahan sehingga memaksa Spanyol untuk menyerahkan pertahanannya pada Portugis. 

Sadar atas kerugian yang dialami sebagai akibat dari peperangan tersebut akhirnya kedua belah pihak bersepakat untuk melakukan perjanjian yang dikenal dengan perjanjian Saragosa. Isi perjanjian tersebut adalah Spanyol harus angkat kaki dari Maluku dan sebagai gantinya diserahkanlah Filipina kepada Spanyol.

Pasca hengkangnya Spanyol dari Maluku Portugis semakin terlihat untuk melakukan monopoli perdaganagn di daerah Maluku. Sehingga membuat Raja dan rakyat Ternate menentang kebijakan tersebut.

Pertentangan rakyat dan raja Ternate terhadap Portugis dimanfaatkan oleh belanda untuk mengusir Portugis dari Maluku.

Belanda menjajah Indonesia dimulai dari tahun 1565. Melalui Banten dibawah kepemimpinan Cornelis de Houtman Belanda berhasil memasuki Indonesia. Pada ekspedisi pertama ini Cornelis berhasil meraup keuntungan rempah-rempah untuk Belanda. Walaupun banyak memakan korban jiwa di pihaknya dan dianggap gagal namun setidaknya kedatangan Cornelis memberi jalan bagi Belanda untuk penjajahan lebih lanjut.

Pada tahun 1602 Belanda membentuk perserikatan yang diberi nama VOC (Verenigde Oostindische Compagnie) yang berpusat di Banten. Tujuan dari dibentuknya perserikatan tersebut untuk menguasai kerajaan-kerajaan serta pelabuhan penting di Indonesia,  Mengurangi persaingan antara pedagang Eropa dengan Belanda dan Memonopoli perdagangan.

VOC sebagai wakil Belanda di Indonesia (dulu Hindia Belanda) diberi hak untuk  seperti mencetak uang sendiri, memiliki tentara, mengangkat pegawai, , menduduki daerah asing,  membentuk pengadilan dan melakukan perjanjian dengan raja-raja pribumi. 

Sikap VOC kepada rakyat pribumi sama sekali tidak ramah. Rakyat seringkali mengalami penindasan oleh VOC. VOC seringkali membuat kebijakan yang tidak pro rakyat. Bahkan sedikit demi sedikit berusaha mencampuri urusan kerajaan di Indonesia. Tentu rakyat marah atas perlakuan VOC tersebut. Di berbagai daerah rakyat melakukan perlawan. Sehingga pada tahun 1799 VOC mengalmi kemunduran dan akhirnya dibubarkan oleh pemerintah sejak Belanda kalah dari Prancis. Mulai saat itu Indonesia berada pada kekuasaan Belanda secara langsung dengan menunjuk seperti Daendels dan  Johannes van den Bosch sebagai gubernur jendral.

Pasca pembubaran VOC tersebut penjajahan Belanda tidak berhenti. Rakyat pribumi semakin tersiksa dan sengsara. Belanda   melakukan sistem tanam paksa  (cultur stelsel). Dalam sistem ini setiap desa ahrus memberikan sebagian tanahnya untuk ditanami komiditi ekspor khususnya tebu, kopi dan nila. Hasil tanaman akan dijual ke pemerintah kolonial.

Penjajahan Belanda di Indonesia berlangsung lama. Tidak kurang dari 350 tahun Belanda menjajah Indonesia. Hengkangnya Belanda dari Indonesia dikarenakan kekalahannya pada Jepang. Berakhirnya penjajahan Belanda ditandai dengan perjanjian Kalijati pada tahun 1942. Pada tahun inilah Jepang mengawali pendudukannya di Indonesia menggantikan Belanda.

Pada Perang Dunia II Jepang tergolong negara terkuat. Tujuan mendapatkan rempah-rempah dari bumi Indonesia yang mendorong untuk menjajah. Pada awalnya Jepang disambut dengan baik oleh rakyat Indonesia. Karena perlakuannya pada rakyat tidak seperti Belanda yang kejam. 

Namun, perlakuan manis tersebut tidak berselang lama. Jepang tidak jauh berbeda dengan Belanda yang bejat. Semboyan yang pernah diucapkan Jepang bahwa Indonesia adalah saudara hanyalah semboyan yang terucap di mulut saja. Sementara pada kenyataannya rakyat lebih menderita dibawah penjajahan Jepang. Usia penjajahan Jepang tidak berlangsung lama, hanya sekitar dua tahun.


Berakhirnya penjajahan Jepang tersebut dikarenakan kekalahan Jepang pada sekutu dengan jatuhnya bom ataom di Hiroshima dan Nagasaki pada tanggal 6 Agustus1945. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh  rakyat Indonesia untuk memproklamirkan kemerdekaannya. Mulai saat itulah berdiri Negara Indonesia setelah melalui perjuangan panjang.

Salam Merdeka!!!!
Read More
Mengingat Saat Pertama Kali Membuat Blog

Mengingat Saat Pertama Kali Membuat Blog

KokopNews-  Dunia Blogging adalah tergolong baru bagi saya. Saya mengenal dunia ngeblog sekitar lima bulan yang lalu. Berawal dari sekedar baca-baca di blog lain saya mulai tertarik ngeblog. Dari ketertarikan inilah kemudian saya membuat blog dari Blogspot yang diberi nama KokopNews.

Mengingat Saat Pertama Kali Membuat Blog

Setelah blog jadi saya isi dengan artikel hasil kopasan dari blog sebelah karena memang pada saat membuat blog kemampuan menulis yang saya miliki masih nol besar. Bahkan tujuan membuat blog itu sendiri dikarenakan agar saya mempunyai media untuk menulis. Jadi, membuat blog itu hanya agar saya bisa belajar menulis.

Oleh karenanya, artikel pertama saya adalah artikel kopasan. Namun, setelah itu saya mulai berusaha menulis sendiri untuk menghasilkan artikel. Memang sulit dan sangat berat bagi saya menghasilkan satu artikel satu saja. Bahkan untuk membuat satu artikel dengan panjang 500 membutuhkan hampir dua sampai tiga jam. Itupun hasilnya masih berupa artikel yang jauh dari layak untuk di publish.

Walaupun demikian, saya tidak peduli dengan artikel jelek yang saya hasilkan. Dengan modal nekat artikel jelek tersebut saya publish. Harapannya dengan mempublish artikel kita bisa tahu sejauh mana kualitas artikel yang saya hasilkan dengan adanya komentar dari pengunjung. Itulah pikiran saya waktu awal-awal membuat blog. Padahal kenyataannya blog baru yang saya buat tidak ada satupun orang yang berkunjung apalagi memberi komentar.

Maka, agar ada yang membaca saya manfaatkan media sosial, facebook dan twitter untuk membagikan postingan yang saya buat. Tujuannya memaksa orang untuk membaca postingan saya. Karena kalau mengandalkan mesin pencari sangat tidak mungkin blog paling jelek ini muncul di pencarian google.

Seiring dengan berjalannya waktu, tak terasa umur blog saya sudah sekitar empat bulan, namun jumlah konten belum sampai seratus. Hal ini tersebab saya tidak update setiap hari. Dalam satu minggu kadang keinginan menulis sangat memggebu-gebu. Walaupun begitu paling banter saya hanya bisa menulis satu artikel. Setelah itu vakum beberap hari.

Memang sampai saat ini yang membuat saya tidak update setiap hari karena kemampuan menulis yang saya miliki masih rendah. Padahal kalau dilihat dari lamanya belajar seharusnya saya sudah mahir. Karena waktu empat bulan adalah waktu yang lama untuk ukuran belajar membuat artikel.

Tujuan saya ngeblog sebenarnya hanya untuk belajar menulis. Saya berpikir orang yang bisa menulis kecerdasannya akan selalu meningkat. Karena dengan menulis memaksa otak untuk selalu berpikir. Disamping itu, menulis membuat seseorang dapat berpikir runtut dan terstruktur. Hal ini tiada lain karena tulisan yang dibuat bisa dianggap baik kalau menggunakan logika yang runtut.

Menulis artikel adalah pekerjaan wajib seorang blogger. Tanpa menulis niscaya tidak ada kata blogger. Kata blogger merujuk pada seseorang yang mengisi blog nya dengan konten. Tulisan adalah konten wajib yang harus menghiasai blog. Memang konten boot tidak melulu tulisan. Gambar dan video bisa dijadikan isi dari sebuah blog. Namun gambar atau video saja tidak akan membuat blog menarik. Makanya menulis adalah keharusan bagi seorang blogger.

Oleh karenanya, untuk mengasah kemampuan menulis itu saya belajar secara otodidak dengan hanya mengandalkan panduan dan tips yang dibagikan oleh blogger di blog nya. Hingga saat ini pun saya masih dalam tahap belajar. Termasuk tulisan yang berisi pengalaman saya membuat blog ini pun dalam rangka belajar menuangkan ide atau uneg uneg.

Oleh sebab itu, saya selalu minta masukan dan bimbingan kepada para blogger yang sudah mahir dalam dunia tulis menulis.
Read More
Juragan Cipir Menginspirasi Saya Dalam Dunia Blogging

Juragan Cipir Menginspirasi Saya Dalam Dunia Blogging

KokopNews- Semenjak belajar ngeblok saya sering tidak tidur malam. Untuk mengisi waktu begadang tersebut saya gunakan untuk berkunjung ke blog yang sudah mapan yang menyediakan informasi menarik tentang dunia blogging.

Juragan Cipir Menginspirasi Saya Dalam Dunia Blogging
Indri (Juragan Cipir)

Blog yang sering saya kunjungi adalah Juragan Cipir yang dimiliki oleh mbak Indri. Di blog nya mbak Indri inilah saya banyak menemukan artikel yang membuat saya bersemangat ngeblog. Saking semangatnya sampai saya jarang tidur malam untuk hanya menikmati sajian artikel di Juragan Cipir.

Menurut pengakuan pemiliknya, Blog Juragan Cipir awalnya hanya dimaksudkan untuk menampung akun Arsenal, namun seiring berjalannya waktu blog tersebut ramai pengunjung akhirnya berubah haluan menjadi blog gado gado yang menyajikan berbagai informasi.

Di masa depan Mbak Indri ingin menjadikan blog nya tersebut sama dengan kompasiana atau Kaskus yang setiap harinya dibanjiri ratusan tulisan dari memberinya.

Saat ini, blog Juragan Cipir walaupun tidak sebesar dua website diatas banyak kedatangan tulisan dari membernya. Dengan banyaknya kategori yang disediakan Juragan Cipir tentu memudahkan membernya untuk menulis apa saja sesuai kategori yang telah tersedia.

Memang harus diakui blog Juragan Cipir banyak menginspirasi banyak orang, khususnya para blogger pemula seperti saya. Dengan latar belakang orang desa yang sering disebut kolot dan gaptek ternyata mbak Indri sukses mengelola blog yang layak diperhitungkan.

Ternyata latar belakang seseorang tidak berpengaruh besar sukses tidaknya menjadi seorang blogger. Buktinya mbak Indri yang notabene orang desa yang jauh dari sinyal internet mampu bersaing dengan blogger yang berasal dari latar belakang kota dan melek teknologi.

Hal itulah yang membuat saya terinspirasi dan ingin mengikuti jejak langkahnya dalam dunia blogging. Walaupun saya berangkat dari nol saya tetap semangat. Padahal kalau melihat betapa banyaknya blogger profesional yang sudah menguasai jagat internet ditambah lagi dengan pendatang baru yang membawa keahlian yang cukup maka seharusnya saya mundur dari dunia blogging.

Namun berkat Juragan Cipir saya tetap bertahan untuk senantiasa belajar terus menerus. Siapa tahu suatu saat saya bisa seperti mereka yang telah sukses mengelola blog.
Read More
Presiden Jokowi Akhirnya Memberhentikan Achandra

Presiden Jokowi Akhirnya Memberhentikan Achandra

Pemuda Menulis, Jakarta-- Setelah melakukan pemeriksaan secara seksama dan untuk menjawab pertanyaan dari masyarakat akhirnya Presiden Jokowi memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Achandra Taher dari jabatannya, mentri ESDM. 

Pratikno dan Johan Budi

"Setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber maka Presiden memutuskan memberhentikan dengan hormat Saudara Archandra Tahar sebagai menteri ESDM," kata Menteri Sekretaris Negara M. Pratikno dalam konferensi pers di Kantor Presiden Jakarta, Senin (15/8/2016) Tribunnews.com.

Untuk menggantikan posisi mentri ESDM yang ditinggal oleh Achandra, Presiden Jokowi menunjuk Luhut Pandjaitan, Mentri Koordinator Kemaritiman dan Sumberdaya sebagai pejabat sementara sampai diangkat mentri ESDM definitif. "Dan menunjuk Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan sebagai pelaksana tugas Menteri ESDM sampai diangkat Menteri ESDM definitif," Lanjut Pratikno yang didampingi oleh Jubir Kepresidenan, Johan Budi.

Jubir Kepresidenan Johan Budi SP juga mengatakan hal yang sama. Pemberhentian Achandra merupakan bentuk responsif presiden terhadap persoalan yang muncul.

 "Melihatnya bahwa presiden responsif terhadap persoalan-persoalan yang muncul. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul atau timbul di publik tentu tidak hanya itu. Presiden memperoleh informasi, data yang berkembang, yang akhirnya Presiden memutuskan memberhentikan dengan hormat (Menteri ESDM Arcandra Tahar)," kata  Johan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/8/2016).

 Johan menambahkan efektif pemberhentian Acandra Tahar sebagai menteri efektif besok pagi Selasa (16/8/2016). "Sampai ditunjuk atau diangkat Menteri ESDM definitif," kata Johan.

Sebelumnya Achandra yang diangkat oleh Jokowi menggantikan Sudrman Said sebagai Mentri ESDM diterpa isu mempunyai kewarganegaraan Amerika Serikat. Achandra dikabarkan pernah menjadi warga negara Paman Sam dan memiliki paspor negara tersebut. 

Memang Achandra pernah menegaskan bahwa dirinya merupakan WNI dan masih memegang paspor Indonesia. Namun terlepas dari itu semua, presiden telah resmi memperhentikannya dengan hormat dari jabatan mentri ESDM.
Read More
Archandra Sudah Lepas Kewarganegaraan AS

Archandra Sudah Lepas Kewarganegaraan AS

Pemuda Menulis, Jakarta-- Ribu-ribut soal kewarganegaraan Archandra Tahar, mentri ESDM yang menggantikan Sudirman Said pada Reshufle Jilid II tampaknya semakin menemui kejelasan.

Arcandra

Hal ini tampak dari pernyataan Mentri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto yang mengatakan bahwa yang bersangkutan telah melepaskan status kewarganegaraan Amerika Serikat seiring menerima tawaran bergabung di kabinet kerja.

Saat ini, Archandra hanya memiliki paspor Indonesia yang masih berlaku sampai 2017.

Wiranto melanjutkan bahwa Arcandra bersedia melepaskan pekerjaannya dan meninggalkan AS ketika pak Jokowi mengajaknya untuk mengabdi di Indonesia dengan menawarkan posisi mentri.

"Itu membuktikan ia memiliki nasionalisme yang bagus dan bersedia mengabdi untuk kepentingan bangsa. Karena itu, ia melakukan proses melepaskan kewarganegaraan AS dengan menyatakan sumpah serta menyerahkan paspor Amerikanya," Ungkap ketua umum Hanura tersebut. Kompas, Senin (15/82016).

Hal senada juga diungkapkan oleh Pratikno, Mentri Sekretaris Negara bahwa Archandra memiliki paspor Indonesia.

"Beliau masuk Indonesia juga menggunakan paspor Indonesia. Jadi, paspor Indonesia beliau masa berlakunya sampai tahun 2017," tegas Pratikno.

Ronny Simple, Dirjen Imigrasi mengatakan sudah melakukan pengecekan data perlintasan.

"Tetapi tidak bisa kami sampaikan karena harus melalui Yasonna H Laoly, Mentri Hukum dan Ham. Kata Ronny.

Menanggapi isu kewarganegaraan AS pada dirinya, Archandra menjawab di website resmi esdm.go.id bahwa sampai saat ini dirinya berstatus WNI, bukan warga negara AS.

"Saya tuh orang Padang asli, istri saya juga orang Padang asli, lahir dan besar di Padang. Cuma pas kuliah S-2 dan S-3 saya kuliah di Amerika." Kata Archandra seperti dilansir Kompas.com.

Archandra berangkat ke Amerika pada tahun 1996. Hingga kini ia masih mempunyai Paspor Indonesia.

"Dan paspor Indonesia saya masih valid". Ungkapnya.

Arcandra pun mempersilahkan awak media mengeceknya.
Read More
Wakil Ahok Masih Belum Jelas

Wakil Ahok Masih Belum Jelas

Pemuda Menulis, Surabaya -- Hingga saat ini Calon Gubernur (Incumbent)  DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) belum menemukan  wakil untuk berlaga pada pemilihan gubernur Jakarta 2017 nanti. 

Ahok

Hal ini, seperti yang dikatakan oleh Ketua Umum Partai Dasdem, Surya Paloh karena partai pengusung Ahok yaitu Hanura, Nasdem dan Golkar harus terlebih dahulu berdiskusi menentukan calon yang akan mendampingi Ahok. Sampai saat ini ketiga partai pendukung tersebut belum bersepakat tentang siapa pendamping Ahok.

"Dulu memang muncul nama Heru (Budi Hartono), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah DKI, tapi itu saat rencana maju dari perseorangan. Kalau sekarang kan diusung partai," katanya dikutip dari Antaranews, Ahad (14/8).

Sebelumnya memang Ahok pernah menggandeng Heru dalam Pilgub DKI namun itu dulu ketika Ahok ingin maju lewat jalur independen. Seperti yang telah diberitakan saat ini Ahok meninggalkan jalur independen dan beralih ke jalur partai. Bersamaan dengan itu calon wakil Ahok menjadi belum jelas. 

Dilain pihak, PDIP sebagai partai pemenang dan perolehan suaranya mencukupi untuk mengusung calon sendiri tanpa berkoalisi dengan partai lain sampai saat ini juga belum menentukan nama yang akan diusung. 

Oleh karenanya, nama Djarot Saiful Hidayat disebut-sebut akan ditarik untuk kembali mendampingi Ahok. Namun hal itu harus mendapatkan persetujuan dengan PDIP sebagai partai politik tempat bernaung Djarot.
Read More
Ayo Mondok

Ayo Mondok

KokopNews, Ayo Mondok - Pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Pada awal pendirian pesantren hanya memiliki surau, pemondokan yang sangat sederhana. Di surau itulah para santri mempelajari ilmu agama pada seorang kiai. Mula-mula hanya ada sebagian kecil santri yang menimba ilmu di pesantren, namun lambat laun banyak masyarakat yang antusias mengirimkan anaknya ke pondok pesantren. 



Ayo Mondok

Di samping itu, pada awalnya pesantren hanya menawarkan materi agama sebagai satu-satunya kajian di pesantren. Ilmu Nahwu, Shorrof, Balaghah, Mantiq, Fiqh, Tafsir dan Hadits adalah kajian materi yang menjadi perhatian serius pesantren.

Pada fase awal ini belum ada pesantren yang membekali santrinya dengan ilmu umum. namun seiring perkembangan zaman yang ditandai dengan semakin berkembangnya teknologi menuntut pesantren untuk selalu survive sehingga banyak pesantren yang mulai membuka sekolah umum. Harapannya jelas yaitu disamping membekali santri dengan ilmu agama, pesantren menginginkan santrinya juga cakap dalam bidang ilmu umum sehingga nanti ketika lulus dari pesantren tidak hanya bisa mengisi pos keagamaan tapi juga bisa mengisi pos-pos pemerintahan yang hanya bisa diperoleh dengan ijazah formal. Al-hasil, pesantren mulai membuka pendidikan umum mulai dari tingkat SD-MI, SLTP-MTs, SMA-SMK-MA-MAK, bahkan Perguruan Tinggi.

Selama ini masih banyak masyarakat yang menganggap pesantren sebagai pendidikan alternatif. Artinya, pesantren hanya dibuat tempat menampung anak-anak yang orang tuanya tidak kuat menangani karena saking bandelnya. Untuk mematahkan pandangan tersebut Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) PBNU mencetuskan gerakan "Ayo Mondok". Melalui gerakan ini RMI ingin memberitahu kepada masyarakat luas bahwa pesantren bukanlah hanya merupakan pendidikan alternatif. 

Pesantren dengan segala bentuknya menawarkan jenis pendidikan unggulan. Jika sekolah non pesantren hanya menawarkan pendidikan umum yang mana lulusannya hanya ahli dibidang pelajaran umum, pesantren lebih dari itu. Lulusan pesantren adalah lulusan yang menguasai dua keilmuan sekaligus yaitu ilmu agama dan umum. Sehingga dikotomi ilmu yang selama ini terjadi pada pendidikan kita bisa semakin tergerus.

Kita tahu bahwa sebelumnya pendidikan umum hanya memberikan porsi sedikit terhadap kajian agama. Begitu pesantren yang mana lebih mementingkan kajian agama sementara ilmu umum tidak tersentuh. Namun belakangan ini dengan semakin banyak pesantren yang membuka pendidikan umum maka pemisahan ilmu antara agama dan umum tidak terjadi lagi. Penggabungan dua kutub ilmu tersebut yang membuat pesantren semakin diminati oleh masyarakat.

Gerakan "Ayo Mondok" memberikan daftar pesantren yang bisa menjadi pertimbangan orang tua dalam memondokkan anaknya. Sehingga membuat para orang tua tidak salah dalam memilih pesantren. Belakangan ini banyak pesantren yang idiologinya cenderung keras. Oleh karenanya RMI memberikan panduan dan menunjukkan kepada masyarakat mana pesantren yang aman. Hal ini penting dilakukan mengingat sekarang ini dunia sedang disibukkan dengan perang melawan teroris termasuk Indonesia. Masyarakat harus selektif memilih pesantren untuk anak-anaknya. Jangan sampai salah memilih pesantren.

Pesantren yang selama ini dengan gigih mempertahankan NKRI adalah pesantren yang berada dibawah naungan NU. Kita tahu bahwa kemerdekaan negara kita tidak bisa dilepaskan dengan Fatwa Resolusi Jihad yang digagas oleh pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari. Melalui fatwa tersebut beliau bisa membangkitkan semangat masyarakat Surabaya dan sekitarnya untuk mempertahankan negara Indonesia dari penjajahan.

Pesantren telah terbukti mendidika santri yang nasionalis yang selalu berada di garda terdepan dalam mempertahankan negara dari penjajahan dan merawat kerukunan sesama anak bangsa. Oleh karenanya pesantren merupakan lembaga pendidikan yang sangat dianjurkan bagi masyarakat.

Ada beberapa alasan kenapa orang tua harus memondokkan anaknya di pesantren. Menurut pengalaman penulis setidaknya ada empat hal yang menjadi pertimbangan memilh pesantren, tentunya pesantren yang mempunyai idiologi yang sama dengan NU. Diantaranya pertama karena pesantren mempunyai sanad keilmuan yang jelas. Ilmu yang dipelajari di pesantren NU bisa dipertanggungjawabkan. Jika dirunut sanad keilmuan pesantren bersambung sanadnya kepada Rasulullah SAW, pembawa risalah islam. Kiai yang menjadi panutan di pesantren ilmunya didapat dari gurunya yang samapi ke atas bersambung dengan kanjeng Nabi. Sehingga tidak diragukan lagi dengan belajar di pesantren secara tidak langsung para santri berguru kepada kanjeng Nabi.

Kedua, kita dikenalkan tentang konsep barokah. Dalam kehidupan pesantren, barokah menjadi hal penting yang dijadikan pegangan santri. Sering kali kita mendengar,  setinggi apapun ilmu yang didapatkan jika tidak mendapatkan barokah Kiainya, maka ilmu yang didapat akan sia-sia. Dalam pandangan pesantren tabarrukan atau biasa disebut barokah mempunyai makna penambahan kebagusan dari Allah, ziyadatul khair. Artinya, setiap waktu semakin bertambah baik. Barokah merupakan sebuah kekuatan rasa yang dimiliki oleh Kiai dan dipercaya mampu melegitimasi ilmu yang diperoleh santri, manfaat atau tidak. Barokah tidak semata-mata bisa hadir dari seorang Kiai. Artinya, untuk mendapatkan titel bahwa seorang Kiai memiliki kekuatan barokah biasanya terletak pada sejauhmana Kiai tersebut memilki karomah.


Karomah sendiri merupakan sebuah pengetahuan yang telah mengkristal pada diri seorang Kiai. Tentunya, ilmu yang pernah dipelajarinya telah menyatu dengan dirinya.  Nah, Kiai seperti ini akan terlihat begitu karismatik di depan santri-santrinya dan masyarakat pada umumnya. Ternyata, hal semacam ini tidak hanya diakui oleh kalangan pesantren. Seorang tokoh sosiologi, Max Weber juga mengakui akan kebenaran ini. Dalam menjelaskan rasionalisasi, Weber mengakui bahwa ilmu-ilmu sosial harus berkaitan dengan fenomena spiritual atau ideal. Alasannya, sebagai ciri-ciri khas dari manusia yang tidak berada dalam jangkauan bidang ilmu-ilmu alam. Nah, yang semacam ini dalam pesantren biasa disebut dengan barokah dan karomah. Sesuatu yang selama ini kita anggap mistis, ternyata hanya persoalan rasio akal belum mampu menjangkaunya. Sebenarnya ini adalah hal yang rasional, suatu saat bisa dibuktikan.


Ketiga, dari pesantren kita akan diajarkan bagaimana bersosial. Tanpa disadari, dalam kehidupan santri menyimpan segudang pelajaran hidup. Hal sederhana, semisal bagaimana santri makan bersama dengan menggunakan talam. Dari situ kita bisa lihat, bahwa kebersamaan dalam pesantren itu sangat diutamakan. Tanpa melihat dari mana asalnya, miskin, kaya bahkan keturunannya. Pesantren tak pernah mengenal kasta, semua diperlakukan sama, santri.

Keempat, selain persoalan di atas, hal paling penting yang bisa didapat dari pesantren adalah "Akhlak". Akhlak yang dimaksud di sini bukan sekedar persoalan etika semata. Karena etika lebih kepada persoalan pola sikap dan pola ucap. Semisal, seorang koruptor yang sosialnya bagus tidak bisa dikatakan berakhlak. Karena apa yang ia lakukan tidak sesuai dengan kebenaran hatinya.

Akan tetapi, akhlak jauh melampaui itu. Seseorang yang berakhlak, baik tindakan, perkataan, pikiran maupun perasaannya akan berjalan secara beriringan. Keempatnya tidak mungkin bertentangan. Contoh yang bisa kita ambil, ketika Nabi Muhammad SAW mengutuk seseorang yang munafik. Seperti kita mafhum, munafik adalah seorang yang ucapan dan tindakan, pikiran serta hatinya tidak sesuai. Dari contoh itu bisa kita petik, bahwa akhlak meliputi persoalan pola sikap, pola ucap, pola pikir dan pola rasa (hati). Bagaimanapun juga, Nabi Muhammad SAW diutus ke dunia, tak lain dan tak bukan untuk menyempurnakan akhlak manusia, Innama bu'itstu liutammima makarimal akhlaq.

Ini hanya sekelumit pengalaman dari penulis yang pernah mengenyam pendidikan di pesantren. Tentu masih banyak hal lain yang bisa dijadikan alasan kenapa mondok (nyantri) itu penting. Ada segudang pelajaran dan pengalaman yang hanya bisa kita dapatkan dari pondok pesantren. Untuk itu, Ayo Mondok. 

Baca juga Pesantren, Pilihan Tepat Untuk Pendidikaan Anak
Read More
Media Cetak VS Online

Media Cetak VS Online

KokopNews - Di zaman globalisasi ini informasi cepat berkembang. Peristiwa yang terjadi di belahan dunia bagian barat hanya dalam waktu sekejap menjadi santapan masyarakat yang ada.di dunia belahan timur. Begitu pula sebaliknya. Kecepatan informasi ini tidak lepas dari semakin majunya teknologi. Bahkan kemajuan ini hampir tidak terbayang sebelumnya.

Media Cetak VS Online

Saat ini masyarakat kita, di kota ataupun di desa yang berada di daerah terpencil sebagian besar sudah mempunyai samartphone. Dengan modal HP pintar ini kita dengan mudahnya mengakses internet yang berisi berbagai macam informasi mulai dari dalam negeri sampai ke luar negeri.

Tidak hanya itu, dengan semakin meleknya masyarakat tentang teknologi lambat laun informasi yang sebelumnya di dominasi oleh koran cetak belakangan ini mulai disaingi oleh informasi yang beredar di internet. Bahkan banyak koran cetak yang mulai merambah dunia online dengan membuat situs berita untuk melayani kebutuhan informasi masyarakat modern. Koran-koran cetak seperi Kompas, Republika, Jawa Pos dan lain lain sudah mempunyai versi online nya. Bahkan hampir tidak ada koran cetak yang tidak mempunyai situs berita online.

Ini menunjukkan bahwa terjadi kekhawatiran pada pengelola koran cetak dengan banyaknya masyarakat yang mencari informasi secara cepat. Ya, situs berita online memang menyajikan berita yang sangat cepat. Bahkan peristiwa yang terjadi saat ini bisa langsung dituliskan dan dibagikan kepada masyarakat luas. Hal ini berbeda dengan koran cetak dimana terbitnya di pagi hari. Jika ada peristiwa yang terjadi hari ini maka bisa dibaca beritanya besok pagi. Keadaan yang sangat kontras dengan situs berita online.

Namun, dari kecepatan informasi yang disajikan oleh media online ternyata banyak kelemahan yang ditemukan pada berita online. Selama ini kita banyak menemukan berita di situs online yang terkesan ditulis secara tidak profesional dan tidak mengindahkan kode etik jurnalistik. Banyak berita yang berisi informasi yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Karena media online mengedepankan kecepatan bukan kebenaran dan keakuratan isi berita.

Sebagai dampaknya banyak masyarakat yang salah paham terhadap peristiwa tersebut karena dihakimi oleh dengan informasi yang jauh dari fakta yang sebenarnya. Mungkin para jurnalis situs berita online malas untuk mengonfirmasi langsung pada sumber peristiwa yang diliput.  Akhirnya yang dirugikan tentu masyarakat sebagai konsumen berita tersebut.

Memang dari sisi kecepatan situs online selalu memanjakan pembacanya dengan konten-konten yang baru. Tidak perlu menunggu lama sampai satu hari untuk menikmati informasi yang terjadi hari ini. Namun, berdasarkan kebiasaan media online selama ini yang tidak memperhatikan keakuratan berita maka koran cetak sampai saat ini masih belum menunjukkan keruntuhan seperti ramalan yang ngaku ahli. Bahkan dengan semakibanjirnya situs berita online masyarakat tetap membaca berita koran. Karena media koran masih konsisten menjaga konten beritanya agar tetap sesuai fakta yang terjadi di lapangan. Walaupun masyarakat sudah bisa mengakses berita di internet tetap saja media cetak tidak kehilangan pembacanya.

Bahkan media cetak sekarang ini menjadi penentu benar tidaknya informasi yang di update oleh media online. Bila sebelumnya media cetak memegang kunci pintu informasi, sekarang berubah menjadi penentu atau rujukan terhadap akurasi atau validitas berita. Apabila di media online informasi sudah menyebar dan tidak adanya kroscek terhadap sumber berita tadi maka yang bertindak sebagai hakim untuk menguji kebenaran berita tersebut.

Jadi, dua model media cetak dan online masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Media online memang menyajikan berita secara cepat tapi justru dari sinilah muncul berita yang seringkali tidak akurat. Sebaliknya media cetak tetap menjaga kualitas beritanya walaupun disisi lain unsur kecepatan tidak dimiliki.

Oleh karenanya, dengan semakin menjamurnya media online yang menjadi santapan masyarakat yang haus informasi maka perlu dibangun profesionalitas koran cetak dalam menyajikan berita. Untuk memenangi persaingan dengan media online tentu media cetak harus lebih kreativ dalam menyajikan berita.
Read More
Pro Kontra Full Day School

Pro Kontra Full Day School

Pro Kontra Full Day School, PEMUDA MENULIS - Tidak lama dari dilantiknya Muhajir Effendy sebagai Mentri Pendidikan dan Kebudayaan menggantikan Anies Baswedan dunia pendidikan di Indonesia digemparkan dengan ide akan diterapkannya sekolah seharian penuh untuk tingkat SD dan SLTP yamg dikenal dengan Full Day School (FDS).



Alasan yang melatarbelakangi ide tersebut adalah untuk membangun karakter anak sehingga tidak menjadi liar. Dengan berada di sekolah seharian maka kesempatan untuk keluyuran bisa dibilang tidak ada. Karena jam pulang sekolah sudah hampir malam.

Ide ini dilontarkan oleh Muhajir dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pandangan masyarakat mengenai sistem ini. Nyatanya ide tersebut menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Ada yang setuju dan ada pula yang tidak setuju.

Kelompok yang setuju tentu mengamini apa yang menjadi alasan diterapkannya ide tersebut. Sebelumnya di beberapa media Muhajir beralasan bahwa dengan FDS orang tua siswa yang sibuk bekerja bisa menjemput anaknya karena jam pulang sekolah menyesuaikan dengan jam pulang kerja. Sehingga dengan adanya tambahan jam belajar bagi siswa hal-hal yang dapat merusak moral siswa dapat dipersempit. Muhajir mengatakan bahwa biasanya sepulang sekolah tidak sedikit para siswa yang keluyuran ke Mall atau ke rental PS. Adanya celah inilah yang menyebabkan moral siswa semakin buruk. Nah, dengan sistem sekolah seharian ini diharapkan pengaruh lingkungan luar sedikit bisa diminimalisir. 

Selain itu, pak mentri juga mengatakan bahwa sistem ini bisa membantu para guru yang mengikuti program sertifikasi agar dengan mudah memenuhi jam mengajarnya dalam seminggu. Bila sebelumnya jam sekolah hanya enam jam, dengan diterapkannya FDS ini ada tambahan tiga jam perhari yang secara otomatis bisa menambah jam mengajar guru.

Sementara pihak yang tidak setuju mengatakan bahwa akan ada banyak dampak negatif dari sistem tersebut. Apalagi kata Muhajir FDS ini akan diterapkan secara nasional baik negeri atau swasta. Diantara dampak yang tidak baik yang akan muncul adalah matinya pendidikan yang selama ini dilaksanakan di sore hari setelah kegiatan sekolah formal usai. Dibanyak daerah ditemukan sekolah diniah non formal untuk menopang pengetahuan agama siswa. Pagi hari mengikuti sekolah formal, tingkat dasar atau menengah sedangkan di sore hari mengkuti sekolah diniah. 
 
Nah jika FDS ini diterapkan secara nasional tanpa pemilahan maka sekolah diniah yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat untuk memahamkan agama kepada anak-anaknya akan mati. Belum lagi lembaga-lembaga tempat belajar al quran untuk anak-anak (TPQ) yang kebanyakan dilaksankan di sore hari setelah pulang dari sekolah.

Tidak hanya itu, ketidak setujuan elemen masyarakat terhadap sistem FDS ini juga didasari oleh belum meratanya fasilitas yang memadai di sekolah. Utamanya sekolah yang ada di kampung-kampung. Bahkan sekolah yang ada di kota-kota besar pun banyak yang belum mempunyai fasilitas memadai. Jika sistem ini dipaksakan maka akan membuat peserta didik tidak kerasan di sekolah. Sehingga tujuan mulia dari sistem tersebut tidak tercapai.

Ada juga yang mengajukan keberatan atas sistem yang mengadopsi sistem di pesantren tersebut dengan alasan bahwa guru yang biasanya mempunyai pekerjaan sampingan akan terbengkalai. Kita semua tahu bahwa kebanyakan guru saat ini masih jauh dari sejahtera. Sehingga untuk menyambung hidup perlu kerja sampingan untuk menopang ekonomi keluarga. Namun yang akan terjadi jika sistem FDS ini diterapkan guru dipaksa harus berada di sekolah selama seharian dan tentu mereka tidak bisa lagi menekuni pekerjaan sampingannya.

Muhajir Effendy

Terlepas dari pro-kontra terhadap sistem tersebut sebenarnya sistem ini bagus dan sudah banyak sekolah yang menerapkan. Bahkan lembaga pendidikan pesantren bukan Full Day lagi tapi sehari semalam. Namun dengan masih banyaknya sekolah yang belum mempunyai fasilitas memadai sistem ini hanya akan membuat anak tersiksa karena seharian berada di lingkungan sekolah yang kegiatannya itu-itu saja.

Untuk menerapkan sistem ini setiap sekolah harus sudah mempunyai fasilitas lengkap, mulai dari lapangan olahraga dan fasilitas lain yang menunjang kegiatan ekstrakurikuler. Jikapun setiap sekolah sudah mapan fasilitasnya sistem ini masih belum bisa diterapkan secara nasional. Karena masing-masing daerah mempunyai perbedaan baik dalam sosial maupun budaya. Diberbagai daerah masih banyak anak yang harus membantu orang tuannya menggarap ladang ketika pulang sekolah. Belum lagi di daerah yang jarak antara rumah siswa dan sekolah sangat jauh. Bisa dibayangkan di daerah ini jika sistem FDS diterapkan mereka akan sampai di rumah pas waktu maghrib.

Oleh karenanya, sebelum sistem ini diterapkan sebaiknya dikaji terlebih dahulu dari berbagai aspek. Jangan sampai gagasan ini hanya ingin menunjukkan gengsi terhadap mentri sebelumnya. Jika memang terpaksa harus diterapkan sebaiknya tidak secara nasional. Pilih sekolah tertentu yang memang dari segi fasilitas memadai dan tidak bertolak belakang dengan kultur setempat.
Read More
Penulis Pemula Tiba-Tiba Berhenti Menulis, Ini Solusinya!

Penulis Pemula Tiba-Tiba Berhenti Menulis, Ini Solusinya!

kokopnews, Penulis Pemula Tiba-Tiba Berhenti Menulis, Ini Solusinya!- Menulis merupakan kegiatan menuangkan gagasan menjadi tulisan yang dapat dinikmati oleh orang lain. Bila sebelumnya, gagasan itu berada di otak dan belum runtut maka dengan dituangkan kedalam bentuk tulisan menjadi terstruktur dan runtut. 
 
solusi untuk penulis pemula
Gambar : https://pixabay.com

Kegiatan ini memerlukan latihan sesering mungkin karena kita tidak lahir dalam keadaan mahir mengeluarkan gagasan menjadi sebuah tulisan. Jikapun ada diantara kita yang lahir dengan bakat menulis itupun tidak secara otomatis langsung bisa menulis. Perlu menjalani latihan setiap hari. Hanya bedanya orang yang mempunyai bakat relative lebih mudah dalam melakukan latihan menulis.

Memulai menulis tentu sangat mudah. Tidak banyak syarat yang perlu dipenuhi untuk memulai menulis. Dengan modal kemauan dan action seseorang sudah bisa memulai kegiatan ini. Yang sulit adalah konsisten menulis setiap hari. Kebanyakan dari kita yang masih pemula semangat menulis terlampau menggebu-gebu diawalnya namun ditengah jalan berhenti mendadak. Penyebabnya tentu bervareasi. Ada yang berhenti menulis karena kehilangan motivasi,  ada juga yang merasa tidak mood dan yang sering terjadi tidak mempunyai ide yang akan dijadikan tulisan. 

Untuk memecahkan masalah yang pertama yaitu hilangnya motivasi menulis tentu yang harus dilakukan adalah banyak membaca perjalanan penulis terkenal. Penulis terkenal tidak ujug-ujug lahir dengan kemampuan menulis. Dia potang-panting menghasilkan karya yang memakan waktu lama hingga akhirnya dia sampai pada fase meraih apa yang diinginkan yaitu menjadi penulis yang menginspirasi orang banyak.

Penulis terkenal juga pernah mengalami seperti yang dialami oleh mereka yang baru saja memulai menulis. Ada proses panjang yang dilalui dengan penuh tantangan. Bahkan ketika karya sudah jadi namun berkali-kali dia harus lebih bersabar karena puluhan kali karyanya ditolak penerbit. Namun hal itu dia anggap sebagai proses menuju kesuksesan yang sesungguhnya yang tidak bisa dilalui kecuali dengan semangat tinggi. Motivasi sebagai pendorong untuk terus berkarya dia jaga sebaik mungkin. Sehingga ketika menemui rintangan dia anggap sebagai ujian agar senantiasa berproses memperbaiki karyanya.

Untuk menghasilkan karya yang bernilai tinggi memang memerlukan koreksi dan seleksi yang ketat agar karya tersebut betul-betul menjadi karya yang diakui oleh orang banyak. Coba bayangkan ketika ada seseorang menghasilkan karya yang langsung diterbitkan oleh penerbit tanpa melalui seleksi yang ketat bisa dipastikan karyanya tidak akan laku. Karena pada saat proses menghasilkan tulisan tersebut tidak banyak mengalami perbaikan-perbaikan.

Intinya, orang yang baru memulai menulis sudah pasti akan mengalami yang namanya menurunnya motivasi menulis atau bahkan kehilangan motivasi tersebut. Ini sudah biasa terjadi pada mereka yang baru saja menulis. Bahkan mereka yang saat ini banyak menhasilkan karya yang laku di pasaran dulu pernah mengalami hal yang sama. Jadi tidak usah cemas dengan menurunnya motivasi. Jika dalam keadaan tertentu kita kehilangan motivasi maka bisa membaca perjalanan menulis penulis terkenal.

Penyebab kedua seseorang berhenti menulis karena merasa tidak mood. Mood memang sangat berpengaruh pada psikologi seseorang. Jika mengalami masalah tentu kegiatan menulis akan terganggu. Hal ini sudah biasa terjadi pada siapa saja. Masalah adalah ujian agar seseorang berproses semakin dewasa. Bahkan hidup tanpa masalah sepertinya kurang menggairahkan. Bisa dibilang masalah ibarat bumbu yang bisa menyedapkan makanan. Bisa dibayangkan jika masakan tanpa garam, akan terasa hampa dan tidak enak dimakan. Begitu pula dalam kehidupan. Masalah yang menimpa bukan untuk membuat kita terpuruk. Sebaliknya adalah untuk menjadikan kita semakin dewasa dan bijak dalam menjalani kehidupan yang sementara ini. 

Jadi, perasaan tidak mood menulis jangan dijadikan alasan untuk berhenti menulis. Memang dalam keadaan tidak mood sangat sulit melaksankan aktivitas menulis ini. Oleh karenanya untuk sementara carilah tempat yang membuat mood kita kembali pulih. Referesing ke tempat-tempat yang bisa membuat kita menjadi rileks. Dalam keadaan mood tidak baik jangan paksakan menulis dulu. Namun bukan bererti berhenti total. Untuk sementara kegiatan menulis bisa ditunda dengan mencari hiburan yang menyenangkan.

Ketiga yang menyebabkan seseorang berhenti menulis adalah tidak adanya ide yang akan ditulis. Ide adalah inti atau nyawa dari sebuah tulisan. Tanpa ide tentu tidak akan pernah terbentuk yang namanya tulisan. Oleh karenanya untuk menulis ide harus tersedia terlebih dahulu. lantas bagaimana ketika kita ingin menulis tiba-tiba ide yang akan ditulis hilang dari peredaran. 

Pada dasarnya ide tulisan sudah berseleweran di sekeliling kita. Setiap hari kita beraktivitas mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Dalam Bus juga seringkali kita menemui orang atau keadaan yang aneh atau lucu yang bisa dijadikan bahan menulis. Di Terminal kita melihat pengemis yang pura-pura cacat padahal sebenarnya tidak demikian. Dia menjadi pura-pura cacat hanya untuk mengelabuhi orang yang melihat sehingga menjadi iba yang pada akhirnya memberinya recehan.

Tidak hanya, itu setiap hari di televisi kita disuguhi berbagai berita baik nasional atau internasional. Mulai dari persoalan artis sampai dengan masalah politik nasional. Sangat tidak mungkin kalau kita tidak menulis dengan alasan tidak ada ide. Jadi ide berada dimana-mana tinggal bagaimana kita melatih kepekaan kita dalam melihat realitas.
Read More
Anda Penulis Pemula? Baca Artikel Ini!

Anda Penulis Pemula? Baca Artikel Ini!

KokopNews,  Anda Penulis Pemula? Baca Artikel Ini! - Kendala yang sering menimpa penulis pemula adalah tidak adanya ide yang akan ditulis. Jika pun ide itu kadang sudah ada penulis pemula kesulitan mengembangkannya. Sehingga tidak jarang penulis pemula memilih berhenti belajar menulis karena dia menganggap bahwa menulis itu butuh keahlian sementara dirinya merasa tidak punya keahlian itu. Buktinya dia kesulitan merangkai kata menjadi tulisan yang baik.


Anda Penulis Pemula? Baca Artikel Ini!
Gambar : Pixabaya.com
Mula-mula memang setiap orang yang akan menekuni dunia penulisan harus mempunyai keinginan yang kuat sehingga dengan keinginan tersebut seseorang dapat terdorong untuk selalu konsisten menulis. Konsistensi ini penting pada semua bidang termasuk dalam dunia penulisan. Tanpa konsistensi maka keinginan hanya tinggal keinginan yang tidak akan menghasilkan apa-apa.

Keinginan yang menggebu-gebu menjadi penulis hanya menjadi modal awal yang tidak akan berarti apa-apa jika tidak disertai latihan terus menerus setiap hari. Pada dasarnya menulis itu bukan keahlian yang hanya dimonopoli oleh mereka yang setidaknya jurnalis, guru bahasa Indonesia atau orang yang setiap harinya bersentuhan dengan dunia penulisan. Bahkan guru bahasa Indonesia pun tidak menjamin yang bersangkutan bisa menulis.

Jadi, kunci sukses belajar menulis adalah latihan setiap hari. Memang ada sebagian orang yang mempunyai bakat menulis yang dimiliki sejak lahir. Hanya saja, bakat yang dimiliki tersebut perlu ditempa dengan latihan. Bahkan bakat yang dimiliki seseorang hanya menyumbang 20 persen bagi kesuksesannya, sisanya adalah latihan tiada henti.

Kembali ke masalah kesulitan menemukan ide. Sebenarnya ide tulisan banyak berserakan disekeliling kita bahkan dalam diri kita tersimpan berjuta-juta ide. Hanya saja memang perlu kepekaan agar apa yang ada disekeliling kita tersebut menarik perhatian kita. Orang yang terbiasa menulis atau orang yang sudah ahli menulis, suatu peristiwa yang menurut kebanyakan orang tidak menarik perhatian justru bagi dia merupakan sesuatu yang berharga dan jika ditulis akan menginspirasi orang banyak. Sebaliknya bagi kebanyakan orang peristiwa tersebut tak ubahnya sebuah kejadian yang biasa terjadi sesuai dengan hokum alam.

Hal tersebut menandakan penulis yang sudah handal mempunyai kepekaan yang tinggi sehingga kejadian yang menurut kebanyakan orang dianggap biasa justru baginya merupakan kejadian yang luar biasa.

Jadi, bisa ditarik kesimpulan, untuk memudahkan kita menemukan ide salah satunya harus melatih kepekaan dalam melihat realitas disekitar kita. Kepekaan ini akan membuat kita kaya akan sudut pandang dalam melihat realitas. Kekayaan sudut pandang inilah yang nanti membuat kita unik karena bisa melihat sebuath peristiwa melalui sudut pandang yang tidak disangka oleh kebanyakan orang.

Maka, bagi penulis pemula tidak usah jauh-jauh mencari ide. Sebagaimana yang telah tersebut diatas ide sudah ada disekeliling kita. Yang perlu dilakukan adalah mengamati dunia sekitar dengan penuh perhatian. Sesederhana apapun peristiwa yang kita jumpai harus bisa membuat kita mencari sudut pandang yang tidak dimilki oleh orang kebanyakan.  Dengan begitu, maka kita tidak sulit lagi menemukan ide.

Kendala berikutnya yang sering menimpa penulis pemula adalah sulitnya mengembangkan ide yang sudah ada. Kendala ini merupakan lanjutan dari yang pertama. Ketika penulis pemula bersusah payah mencari ide maka tugas selanjutnya menuliskan ide tersebut. Namun masalahnya ide yang sudah ditulis sulit dikembangkan. Dalam hal ini ada tips untuk memecahkan kendala tersebut yang mungkin bisa dipraktekkan oleh mereka yang baru saja menekuni bidang kepenulisan.

Yang pertama, menerapkan metode menulis bebas. Sesuai dengan namanya, menulis bebas adalah menulis semua apa yang ada di kepala tanpa menghiraukan sususan, tanda baca atau teori tentang menulis. Dalam metode ini seseorang dituntut menuliskan apapun yang singgah di kepala. Tentang masalah sususan, tanda baca atau menabrak teori menulis yang dijelaskan oleh para ahli, untuk sementara hiraukan saja.

Pada metode ini seringkali penulis pemula mengalami tantangan. Yaitu ketika melihat hasil tulisannya jelek dia merasa gagal sehingga semangat menulis yang dimiliki menurun. Hal ini disebabkan oleh pikirannya sendiri yang membayangkan bahwa menulis itu mudah. Disamping itu, dia selalu membandingkan tulisannya dengan tulisan orang yang memang sudah mapan dibidang kepenulisan. Padahal sebagai pemula dia harus berpikir realistis. Sangat tidak masuk akal apapila latihan yang dilakukannya beberapa hari harus menghasilkan tulisan yang sama baiknya dengan tulisan penulis profesiaonal.

Oleh karenanya, pada tahap pemula yang baru saja memulai menulis dengan metode menulis bebas, yang paling penting adalah berlatih terus menerus dengan menulis setiap hari tentang topic apa saja yang menarik perhatiannya tanpa memperdulikan kualitas tulisan yang dihasilkan. Dengan seiring berjalannya waktu otak dan jari jemarinya akan semakin lancar.
Read More